liku-liku kuliah diujung tanduk

Posted on February 1, 2008. Filed under: Dunia Kampus |

lucu, menyedihkan, menjengkelkan semua rasa menjadi satu ketika masa perkuliahan yang harusnya udah selesai ternyata harus diperpanjang lagi yang disebabkan oleh sistem yang simpang siur.

kejadian ini menimpa 5 orang teman orang seangkatanku yang harusnya udah bisa wisuda bulan maret besok. kelegaan setelah mengerjakan tugas akhir yang melelahkan dan sidang tugas akhir yang menegangkan ternyata tidak bisa ditebus dengan kegembiraan yang biasanya diungkapkan dalam bentuk makan2 dengan teman2. bagaimana tidak, setelah syukuran lulus sidang tugas akhir ternyata masih harus kuliah lagi karena jumlah SKSnya kurang. kok bisa begitu ya???

ternyata ini berawal dari ekivalensi pada 2004 dulu. pada ekivalensi dulu, mahaiswa yang udah mengambil matakuliah pancasila tidak diwajibkan untuk mengambil mata kuliah dasar manajemen, dan hebatnya lagi setelah ekivalensi mata kuliah pancasila tidak diadakan lagi namun mahaiswa yang sudah mengambilnya tetap diakui nilainya.  pada saat FRSan memang terjadi kebingungan dikalangan mahasiswa karena ada banyak versi tentang mata kuliah setelah ekivalensi, termasuk mata kuliah pancasila itu. nah ternyata kebingungan ini disambut oleh dosen wali yang nggak paham bener dengan ekivalensi. akhirnya mereka yang udah mengambil pancasila tetep harus mengambil dasar manajemen, hanya mereka yang beruntung  yang bisa tidak mengambil dasar manajemen.

setelah FRSan emang semua berjalan baik2 aja dan tetap muncul polemik lagi tentang kuliah, dan sekarang gilirannya bahasa inggris.

dampak dari kebingungan ini terlihat saat ini. mereka yang udah lulus TA tapi jumlah SKS mereka tepat 144 terpaksa harus kuliah lagi. karena penumpukan SKS mata kuliah umum itu (pancasila dan dasar manajemen) sehingga jumlah SKS matakuliah jurusan kurang.

untuk menyentuh garis aman, SKS jurusan harus 130 dan SKS kuliah umum 14, jadi tepat 144. kalo mo lebih bagus lagi ya ditambah aja mata kuliah jurusanya.

akhirnya…..selamat berjuang kawan2, tetap semangat, kita saat in iberada dalam medan perang yang agung. jadi teringat lagunya bang Iwan Fals ” tujuan bukan utama, yang utama adalah prosesnya, kita hidup cari bahagia, harta dunia kendaraannya, bahan bakarnya budi pekerti

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “liku-liku kuliah diujung tanduk”

RSS Feed for Duniaku Comments RSS Feed

nah biasa to udah tua masih dikampus, ya pasti ada cerita serunya😛


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: